Selasa, 06 Desember 2011

HUJAN ASAM


Hujan asam didefinisikan sebagai segala macam hujan dengan pH di bawah 5,6. Hujan secara alami bersifat asam (pH sedikit di bawah 6) karena karbondioksida (CO2) di udara yang larut dengan air hujan memiliki bentuk sebagai asam lemah. Jenis asam dalam hujan ini sangat bermanfaat karena membantu melarutkan mineral dalam tanah yang dibutuhkan oleh tumbuhan dan binatang. Istilah Hujan asam pertama kali diperkenalkan oleh Angus Smith ketika ia menulis tentang polusi industri di Inggris). Tetapi istilah hujan asam tidaklah tepat, yang benar adalah deposisi asam
Deposisi asam disebabkan oleh belerang (sulfur) yang merupakan pengotor dalam bahan bakar fosil serta nitrogen di udara yang bereaksi dengan oksigen membentuk surful dioksida dan nitrogen oksida. Zat-zat ini berdifusi ke atmosfer dan bereaksi dengan air untuk membentuk asam sulfat dan asam nitrat yang mudah larut sehingga jatuh bersama air hujan. Air hujan yang asam tersebut akan meningkatkan kadar keasaman tanah dan air permukaan yang terbukti berbahaya bagi kehidupan ikan dan tanaman. Usaha untuk mengatasi hal ini saat ini sedang gencar dilaksanakan.
Deposisi asam ada dua jenis, yaitu deposisi kering dan deposisi basah. Deposisi kering ialah peristiwa terkenanya benda dan mahluk hidup oleh asam yang ada dalam udara. Ini dapat terjadi pada daerah perkotaan karena pencemaran udara akibat kendaraan maupun asap pabrik. Selain itu deposisi kering juga dapat terjadi di daerah perbukitan yang terkena angin yang membawa udara yang mengandung asam. Biasanya deposisi jenis ini terjadi dekat dari sumber pencemaran.

Hujan secara alami bersifat asam karena Karbon Dioksida (CO2) di udara yang larut dengan air hujan memiliki bentuk sebagai asam lemah. Jenis asam dalam hujan ini sangat bermanfaat karena membantu melarutkan mineral dalam tanah yang dibutuhkan oleh tumbuhan dan binatang.

Pada dasarnya Hujan asam disebabkan oleh 2 polutan udara, Sulfur Dioxide (SO2) dan nitrogen oxides (NOx) yang keduanya dihasilkan melalui pembakaran. Akan tetapi sekitar 50% SO2 yang ada di atmosfer diseluruh dunia terjadi secara alami, misalnya dari letusan gunung berapi maupun kebakaran hutan secara alami. Sedangkan 50% lainnya berasal dari kegiatan manusia, misalnya akibat pembakaran bahan bakar fosil (BBF), peleburan logam dan pembangkit listrik. Minyak bumi mengadung belerang antara 0,1% sampai 3% dan batubara 0,4% sampai 5%. Waktu BBF di bakar, belerang tersebut beroksidasi menjadi belerang dioksida (SO2) dan lepas di udara. Oksida belerang itu selanjutnya berubah menjadi asam sulfat (Soemarwoto O, 1992).
Menurut Soemarwoto O (1992), 50% nitrogen oxides terdapat di atmosfer secara alami, dan 50% lagi juga terbentuk akibat kegiatan manusia, terutama akibat pembakaran BBF. Pembakaran BBF mengoksidasi 5-50% nitrogen dalam batubara ,40-50% nitrogen dalam minyak berat dan 100% nitrogen dalam mkinyak ringan dan gas.Makin tinggi suhu pembakaran, makin banyak Nox yang terbentuk. 


Selain itu NOx juga berasal dari aktifitas jasad renik yang menggunakan senyawa organik yang mengandung N. Oksida N merupakan hasil samping aktifitas jasad renik itu. Di dalam tanah pupuk N yang tidak terserap tumbuhan juga mengalami kimi-fisik dan biologik sehingga menghasilkan N. Karena itu semakin banyak menggunakan pupuk N, makin tinggi pula produksi        oksida  tersebut.     

Senyawa SO2 dan NOx ini akan terkumpul di udara dan akan melakukan perjalanan ribuan kilometer di atsmosfer, disaat mereka bercampur dengan uap air akan membentuk zat asam sulphuric dan nitric. Disaat terjadinya curah hujan, kabut yang membawa partikel ini terjadilah hujam asam. Hujan asam juga dapat terbentuk melalui proses kimia dimana gas sulphur dioxide atau sulphur dan nitrogen mengendap pada logam serta mengering bersama debu atau partikel lainnya.







di atas adalah beberapa gambar tentang HUJAN ASAM




Nama : Ine lestiani
kelas : 1PA04
NPM : 13511627


HELLO!

Welcome my favorite months!!



 



Could you be nice please........... 

Senin, 05 Desember 2011

Beggining...



March 26 :)



I can feel her breath as she's sleeping next to me
Sharing pillows and cold feet
She can feel my heart, fell asleep to its beat
Under blankets and warm sheets

If only I could be in that bed again
If only it were me instead of him

Does he watch your favorite movies?
Does he hold you when you cry?
Does he let you tell him all your favorite parts?
When you've seen it a million times

Does he sing to all your music
While you dance to "Purple Rain"?
Does he do all these things
Like I used to?

14 months and 7 days ago
Oh, I know you know how we felt about that night
Just your skin against the window
But we took it slow and we both know

It shoulda been me inside that car
It should have been me instead of him in the dark

Does he watch your favorite movies?
Does he hold you when you cry?
Does he let you tell him all your favorite parts
When you've seen it a million times?

Does he sing to all your music
While you dance to 'Purple Rain'?
Does he do all these things
Like I used to?

I know, love
(Well, I'm a sucker for that feeling)
Happens all the time, love
(I always end up feeling cheated)
You're on my mind, love
(Oh sorta let her when I need it)
That happens all the time, love, yeah

Will he love you like I loved you?
Will he tell you everyday?
Will he make you feel like you're invincible
With every word he'll say?

Can you promise me if this was right?
Don't throw it all away

Can you do all these things?
Will you do all these things
Like we used to?
Oh, like we used to 



Gejala Kanker Otak

Sebelum memahami lebih lanjut tentang gejala kanker otak, Anda perlu memahami struktur otak manusia terlebih dahulu. Otak merupakan organ tubuh penting yang mengatur segala aktivitas atau gerakan tubuh manusia. Bayangkan saja Anda sedang naik motor, ada berapa aktivitas yang Anda lakukan. Melihat jalan, menyetir, lihat kiri-kanan, lihat kaca spion dan sebagainya. Dalam satu detik, ada riburan hal yang terjadi dalam otak Anda (baik yang terjadi secara sadar maupun tidak sadar).
Otak bisa multitasking begini karena semua aktivitas tersebut diatur oleh bagian otak yang berbeda (tiap bagian memiliki fungsi yang berbeda). Secara umum, otak manusia dibagi menjadi tiga bagian, yaitu otak besar (cerebrum), otak kecil (cerebellum) dan batang otak (brain stem). Tiap bagian ini terbagi lagi menjadi bagian yang lebih kecil, di mana masing-masing bagian kecil tersebut terbagi lagi, dan seterusnya. Ruang antar bagian terisi oleh cairan otak (cerebrospinal fluid), sedangkan bagian luarnya terlindungi oleh tiga lapis selaput otak (meninges) dan tulang tengkorak.

Anatomi otak manusia

Nah, tiap bagian otak tersebut bisa terkena tumor/kanker. Walaupun tumor jinak, tapi karena tumbuhnya di otak, bisa menjadi sangat berbahaya. Tumor tersebut dapat mengganggu fungsi dan merusak struktur susunan saraf pusat, karena terletak di dalam rongga yang terbatas (rongga tengkorak). Seiring dengan berkembangnya tumor tersebut, jaringan otak akan semakin tertekan. Padahal volume rongga tengkorak sangat terbatas dan tidak mungkin bertambah besar. Inilah yang menjadikan sakit kepala / pusing sebagai gejala awal kanker otak.
Ciri-ciri awal kanker otak sangat bervariasi, tergantung pada bagian otak mana yang terserang. Misalnya kepala pusing atau terasa mual. Berikut gejala kanker otak yang patut Anda waspadai:
  • sakit kepala disertai mual sampai muntah yang menyemprot
  • daya penglihatan berkurang
  • penurunan kesadaran atau perubahan perilaku
  • gangguan berbicara
  • gangguan pendengaran
  • gangguan berjalan / keseimbangan tubuh
  • gangguan saraf
  • anggota gerak melemah atau kejang
  • pada bayi biasanya ubun-ubun besar menonjol
Daftar di atas hanya merupakan gejala. Walaupun Anda mengalami satu atau lebih gejala di atas, belum tentu Anda terkena kanker otak. Untuk memastikan, Anda harus diperiksa langsung oleh dokter ahli syaraf serta menjalani pemeriksaan lanjutan seperti CT scan, MRI, angiogram, myelogram, spinal tap dan biopsi.

Nama : Ine Lestiani
Kelas : 1PA04
NPM : 13511627

EFEK BEGADANG BAGI KESEHATAN

insomnia


Jika kita merasa kurang nyaman beraktivitas di pagi hari atau merasa kurang bersemangat, merasa cepat lelah saat menjalani kegiatan setelah semalam bergadang, maka jangan heran. Hal ini disebabkan mungkin ada yang salah dengan sistem kekebalan tubuh kita akibat dari kurang normalnya pola tidur akibat aktivitas begadang tanpa tidur/tidur setelah subuh.

Sistem kekebalan tubuh atau sistem imun merupakan sistem yang sangat diperlukan oleh manusia untuk melawan dan menahan serangan berbagai micro organisme merugikan seperti microba, virus, parasit dan  bakteri yang hidup di sekeliling kita. Sebagai contoh, sistem imun pada tubuh akan terganggu bahkan berhenti bekerja sama sekali saat organ-organ dalam tubuh yang memproduksi imunitas sudah tidak dapat bekerja dengan normal, pada saat itulah tubuh tidak lagi memiliki pelindung dari serangan micro organisme merugikan hingga kita sangat rentan terhadapat serangan penyakit dan gangguan kesehatan lainnya.

Lalu apa kaitannya begadang dengan sistem kekebalan tubuh ? Ternyata menurut riset, sistem kekebalan tubuh manusia akan meningkat sangat pesat disaat kita tidur, karena proses pelepasan racun dalam tubuh (de-toxin) terjadi saat tubuh kita sedang tidak beraktivitas (tidur). Waktu malam hari menurut jam biologis manusia normal adalah saat untuk pembuangan zat racun (de-toxin) yang menempel pada tubuh pada waktu siang hari. Jika tubuh tidak memanfaatkan proses de-toxin pada sistem antibodi secara maksimal misal dengan tidur pulas minimal 8 jam setiap hari, maka kinerja organ dalam tubuh dalam melakukan proses pembuangan racun menjadi kurang efektif. Dan konsidi ini akan semakin diperparah jika kita mengkonsumsi makanan secara berlebihan pada masa de-toxininasi tubuh.

Menurut para ahli, kantung empedu manusia akan aktif melakukan proses pembuangan racun pada pukul 11.00 malam hingga 01.00 dinihari. Sedangkan fungsi hati melakukan proses de-toxin mulai pukul 1.00 hingga 03.00. Siklus kerja organ-organ dalam tubuh ini secara otomatis telah terprogram pada tubuh kita oleh jam biologis otak(circadian time clock) yang amat sulit untuk dirubah. JIka sekali begadang saja sudah sangat mengganggu kerja organ penghasil imun untuk kekebelan tubuh, bagaimana jadinya tubuh kita bila begadang dilakukan berkali-kali hingga terbiasa ??

Ternyata efek begadang justru lebih parah dirasakan oleh orang yang sudah terbiasa melakukannya. Akibat kebiasaan tidak tidur atau tidur setelah subuh, jam biologis otak kemungkinan juga berubah. Perubahan pada Jam biologis otak lambat laun akan menciptakan siklus baru pada organ dalam tubuh. 
begadang
Hal ini tentunya sangat merugikan kita, karena kondisi tubuh yang normalnya meningkat di pagi hari dan menurun di malam hari akan berlaku sebaliknya. Pada Orang yang memiliki kebiasaan begadang, jam biologis otak akan memprogram sistem kekebalan mencapai puncaknya di malam hari dan akan menurun di pagi hari. Padahal micro organisme jahat dan bibit penyakit serta karsinogenik (senyawa penyebab kanker) sangat banyak di udara yang kita hirup di pagi hari.

Oleh karena itu, sangat dimungkinkan orang-orang yang banyak beraktivitas di malam hingga pagi hari akan memiliki ketidakseimbangan hormon dan gangguan pada sistem kekebalan tubuhnya. Hingga penyakit pun akan mudah menyerang.

Nama : Ine Lestiani
Kelas : 1PA04
NPM : 13511627

Hubungan Efek Rumah Kaca, Pemanasan Global dan Perubahan Iklim


Global warmingSecara umum iklim merupakan hasil interaksi proses-proses fisik dan kimiafisik dimana parameter-parameternya adalah seperti suhu, kelembaban, angin, dan pola curah hujan yang terjadi  pada suatu tempat di muka bumi. Iklim merupakan suatu kondisi rata-rata dari cuaca, dan untuk mengetahui kondisi iklim suatu tempat, diperlukan nilai rata-rata parameterparameternya selama kurang lebih 10 sampai 30 tahun. Iklim muncul setelah berlangsung suatu proses fisik dan dinamis yang kompleks yang terjadi di atmosfer bumi. Kompleksitas proses fisik dan dinamis di atmosfer bumi ini berawal dari perputaran planet bumi mengelilingi matahari dan perputaran bumi pada porosnya. Pergerakan planet bumi ini menyebabkan besarnya energi matahari yang diterima oleh bumi tidak merata, sehingga secara alamiah ada usaha pemerataan energi yang berbentuk suatu sistem peredaran udara, selain itu matahari dalam memancarkan energi juga bervariasi atau berfluktuasi dari waktu ke waktu. Perpaduan antara proses-proses tersebut dengan unsur-unsur iklim dan faktor pengendali iklim menghantarkan kita pada kenyataan bahwa kondisi cuaca dan iklim bervariasi dalam hal jumlah, intensitas dan distribusinya. 
Secara alamiah sinar matahari yang masuk ke bumi, sebagian akan dipantulkan kembali oleh permukaan bumi ke angkasa. Sebagian sinar matahari yang dipantulkan itu akan diserap oleh gas-gas di atmosfer yang menyelimuti bumi –disebut gas rumah kaca, sehingga sinar tersebut terperangkap dalam bumi. Peristiwa ini dikenal dengan efek rumah kaca (ERK) karena peristiwanya sama dengan rumah kaca, dimana panas yang masuk akan terperangkap di dalamnya, tidak dapat menembus ke luar kaca, sehingga dapat menghangatkan seisi rumah kaca tersebut.
Efek Rumah Kaca
Efek Rumah Kaca
Peristiwa alam ini menyebabkan bumi menjadi hangat dan layak ditempati manusia, karena jika tidak ada ERK maka suhu permukaan bumi akan 33 derajat Celcius lebih dingin. Gas Rumah Kaca (GRK) seperti CO(Karbon dioksida),CH4(Metan) dan N2O (Nitrous Oksida), HFCs (Hydrofluorocarbons), PFCs (Perfluorocarbons) and SF6 (Sulphur hexafluoride) yang berada di atmosfer dihasilkan dari berbagai kegiatan manusia terutama yang berhubungan dengan pembakaran bahan bakar fosil (minyak, gas, dan batubara) seperti pada pembangkitan tenaga listrik, kendaraan bermotor, AC, komputer, memasak. Selain itu GRK juga dihasilkan dari pembakaran dan penggundulan hutan serta aktivitas pertanian dan peternakan. GRK yang dihasilkan dari kegiatan tersebut, seperti karbondioksida, metana, dan nitroksida, menyebabkan meningkatnya konsentrasi GRK di atmosfer.
Berubahnya komposisi GRK di atmosfer, yaitu meningkatnya konsentrasi GRK secara global akibat kegiatan manusia menyebabkan sinar matahari yang dipantulkan kembali oleh permukaan bumi ke angkasa, sebagian besar terperangkap di dalam bumi akibat terhambat oleh GRK tadi. Meningkatnya jumlah emisi GRK di atmosfer pada akhirnya menyebabkan meningkatnya suhu rata-rata permukaan bumi, yang kemudian dikenal dengan Pemanasan Global.
Sinar matahari yang tidak terserap permukaan bumi akan dipantulkan kembali dari permukaan bumi ke angkasa. Setelah dipantulkan kembali berubah menjadi gelombang panjang yang berupa energi panas. Namun sebagian dari energi panas tersebut tidak dapat menembus kembali atau lolos keluar ke angkasa, karena lapisan gas-gas atmosfer sudah terganggu komposisinya. Akibatnya energi panas yang seharusnya lepas keangkasa (stratosfer) menjadi terpancar kembali ke permukaan bumi (troposfer) atau adanya energi panas tambahan kembali lagi ke bumi dalam kurun waktu yang cukup lama, sehingga lebih dari dari kondisi normal, inilah efek rumah kaca berlebihan karena komposisi lapisan gas rumah kaca di atmosfer terganggu, akibatnya memicu naiknya suhu rata-rata dipermukaan bumi maka terjadilah pemanasan global. Karena suhu adalah salah satu parameter dari iklim dengan begitu berpengaruh pada iklim bumi, terjadilah perubahan iklim secara global.
erk2
Pemanasan global dan perubahan iklim menyebabkan terjadinya kenaikan suhu, mencairnya es di kutub, meningkatnya permukaan laut, bergesernya garis pantai, musim kemarau yang berkepanjangan, periode musim hujan yang semakin singkat, namun semakin tinggi intensitasnya, dan anomaly-anomali iklim seperti El Nino – La Nina dan Indian Ocean Dipole (IOD). Hal-hal ini kemudian akan menyebabkan tenggelamnya beberapa pulau dan berkurangnya luas daratan, pengungsian besar-besaran, gagal panen, krisis pangan, banjir, wabah penyakit, dan lain-lainnya


Nama : Ine Lestiani
Kelas  : 1PA04
NPM : 13511627
SUMBER : http://mbojo.wordpress.com/2008/07/17/hubungan-efek-rumah-kaca-pemanasan-global-dan-perubahan-iklim/

KERUGIAN AKIBAT GEMPA & TSUNAMI MENTAWAI MENCAPAI RP 19,16 M


Nilai kerusakan dan kerugian pada sektor 
infrastruktur di Kabupaten 
Kepulauan Mentawai,
 Provinsi Sumatera Barat, akibat bencana gempa diikuti tsunami pada 
25 Oktober 2010
 ditaksir mencapai Rp 19,16 miliar.
 Dalam dokumen Re
ncana Aksi Rehabilitasi dan 
Rekonstruksi pascatsunami
 Mentawai 
disusun Bappenas, BNPB, Pemprov dan BPBD Sumbar, Pemkab 
serta BPBD Mentawai seperti dikutip
 di Padang, Selasa menyebutkan
 dampak bencana
 itu terhadap sektor infrastruktur tidak signifikan
 dibandingkan sektor lainnya.

Tidak signifikannya kerusakan 
infrastruktur dikarenakan Mentawai
 merupakan wilayah tertinggal 
di kawasan pesisir pantai
 Barat Indonesia yang sangat minim infrastruktur, baik 
transportasi darat, udara maupun laut. Infrastruktur lain di
 bidang energi, telekomunikasi dan sumber daya air juga masih 
sangat minim, sehingga tidak 
banyak kena dampak oleh gempa dan tsunami.

Secara keseluruhan dampak bencana ini terhadap 
sektor infrastruktur Mentawai hanya sekitar Rp 19,16 milyar
 yang hampir seluruhnya pada sub-sektor transportasi 
dengan 
kerusakan dan kerugian terbesar pada 
transportasi darat yang meliputi kerusakan
 pada jalan dan jembatan 
mencapai Rp 17,24 miliar dan kerugian Rp 1,80 miliar.

Sementara itu, nilai total 
kerusakan dan kerugian ditimbulkan 
tsunami yang melanda Pulau Sikakap, 
Kabupaten Kepulauan Mentawai, 
itu ditaksir mencapai
 total Rp 348,92 miliar. Kerusakan dan kerugian 
terbesar terjadi pada 
sektor ekonomi yang mencapai total Rp 117,82 miliar, disusul 
sektor perumahan dengan total Rp 115,82 miliar dan
 lintas sektor dengan total Rp 79,44 miliar.

Selanjutnya, kerusakan 
dan kerugian pada sektor infrastruktur 
mencapai total Rp 19,16
 miliar dan sektor sosial sebesar
 total Rp 16,66 miliar. 
Gempa diikuti tsunami itu juga menimbulkan
 korban tewas sebanyak 509 orang, 17 orang luka berat, 21 orang
 hilang dan 11.425 orang luka-luka

Nama : Ine Lestiani
Kelas  : 1PA04
NPM    : 13511627